Pengertian, Bentuk dan Contoh Bebadung Puisi Lampung

Pengertian Bebandung : Bebandung adalah salah satu jenis sastra lisan Lampung yang berbentuk puisi yang berisi petuah-petuah atau ajaran agama islam. Bebandung biasanya diungkapkan untuk melengkapi acara cangget atau tarian adat, pertemuan resmi, meninabobokkan anak dan pengisi waktu bersantai.  Bebandung setiap bait berjumlah 4 baris. Pengungkapan bebandung ini dengan cara didengarkan.

Bebandung Puisi Lampung

Bentuk Bebandung
Bebandung terdiri atas sejumlah bait yang masing-masing bait memiliki sajak tetapi pola sajaknya tidak tetap. Masing-masing bait tersebut memiliki sajak. Pola sajak tidak tetap, pola sajak bait satu tidak harus sama dengan pola sajak berikutnya. 

Hubungan antarbait dalam bebandung ada yang berkait, yakni baris terakhir bait dijadikan baris pertama bait berikutnya dan ada juga yang tidak berkait.
Ditinjau dari isinya, bebandung dapat digolongkan ke dalam syair menurut pola sajaknya dan dapat juga disamarkan dengan pantun.

Contoh Bebandung:

Ghukun Iman

Peghcaya di Allah sina utama
Kaban malaikat gham peghlu ngeghti
Luhot ghosulni dang sampai lupa
Mangi selamat di alam sang udi

Nabi Muhammad ino Rosul
Alam rayo pun bersyukur
Ghasone selamat tigeh dikubur
Carone shalat zakat dan jujur


SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Seorang Blogger pemula yang sedang belajar

1 Response to "Pengertian, Bentuk dan Contoh Bebadung Puisi Lampung"