Pengertian dan Ciri-ciri Sosiologi Menurut Para Ahli

Pengertian dan Ciri-ciri Sosiologi
Pengertian dan Ciri-ciri Sosiologi

Pengertian Sosiologi

Manusia pada dasarnya memiliki sifat ingin tahu dan cenderung tidak merasa puas terhadap segala sesuatu yang telah diraihnya. Oleh karena itu, manusia menggunakan akal yang telah diberikan Tuhan untuk melakukan penyelidikan atas masalah yang dihadapinya. Penyelidikan yang dilakukan manusia tersebut dapat menghasilkan ilmu pengetahuah. Ilmu pengetahuan dibagi dalam berbagai disiplin ilmu, salah satunya Sosiologi.

Secara etimologis, Sosiologi berasal dari kata socius dan logos. Dalam bahasa Latin, socrus berarti teman, sedangkan dalam bahasa Yunani, logos berarti perkataan, pembicaraan, atau ilmu. Dengan demikian, Sosiologi dapat diartikan sebagai ilmu yang membahas tentang hubungan antarmanusia dalam kehidupan bermasyarakat. Adapun pengertian Sosiologi menurut pendapat para ahli sebagai berikut:

a. Roucek dan Warren

Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara manusia dan kelompok-kelompok.

b. William F. Ogburn dan Meyer F. Nimkoff

Sosiologi merupakan penelitian secara ilmiah terhadap interaksi social dan menghasilkan organisasi sosial.

c. Selo Soemardjan dan Soelaiman Soemardi

Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari struktur sosiai dan proses sosial, termasuk perubahan sosial. Struktur sosial merupakan keseluruhan jalinan antara unsur-unsur sosial yang pokok, yaitu norma sosial, lembaga sosial, kelompok sosial, dan lapisan sosial. Proses sosial merupakan pengaruh timbal balik antara berbagai aspek kehidupan bersama.

d. Auguste Comte

Sosiologi adalah ilmu yang mempelajari manusia sebagai makhluk yang mempunyai naluri untuk senantiasa hidup bersama dengan sesamanya.

e. Peter L. Berger

Sosiologi merupakan ilmu yang mempelajari hubungan antara individu dan individu, individu dan kelompok, serta kelompok dan kelompok.

Berdasarkan beberapa pengertian menurut ahli di atas, Sosiologi dapat disimpulkan sebagai ilmu yang mempelajari hubungan atau interaksi manusia dalam masyarakat, proses sosial, struktur sosial, dan perubahan sosial. Interaksi sosial manusia dalam masyarakat menghasilkan nilai, norma, sistem pelapisan sosial, pengelompokan sosial, dan kebiasaan yang dianut oleh kelompok atau masyarakat.

2. Ciri-Ciri Sosiologi

Sosiologi memiliki ciri atau karakteristik berbeda dibandingkan ilmu sosial lainnya. Menurut Harry M. Johnson, seperti dikutip Soerjono Soekanto dalam bukunya yang berjudul Sosiologi Suatu Pengantar. Sosiologi memiliki ciri sebagai berikut:
a. Empiris, yaitu didasarkan pada observasi dan akal sehat yang hasilnya tidak bersifat spekulatif.
b. Teoretis, yaitu selalu berusaha menyusun abstraksi dari hasil observasi yang konkret di lapangan. Abstraksi tersebut merupakan kerangka dari unsur yang tersusun secara logis dan bertujuan menjalankan hubungan sebab akibat.
c. Kumulatif, yaitu teori Sosiologi dibentuk berdasarkan teori yang sudah ada, selanjutnya diperbaiki, diperluas, dan diperhalus.
d. Nonetis, yaitu Sosiologi tidak memberikan pandangan baik atau buruk terhadap fakta tertentu, tetapi menjelaskan fakta tersebut secara ilmiah dan mendalam.


Ciri-ciri ilmu sosiologi tersebut merupakan tuntunan bagi setiap orang dalam mendalami dan menggunakan ilmu sosiologi. Apabila diterapkan dengan baik, ilmu sosiologi dapat bermanfaat bagi kehidupan masyarakat oleh karena itu, sikap disiplin dan tanggung jawab perlu dimiliki setiap orang dalam mempelajari ilmu pengetahuan.

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Seorang Blogger pemula yang sedang belajar

0 Response to "Pengertian dan Ciri-ciri Sosiologi Menurut Para Ahli"

Post a Comment