Teori Uang [ TERLENGKAP ]

Teori Uang - Ada beberapa teori tentang uang yang akan kita bahas kali ini. Teori-teori tersebut dapat di kelompokkan ke dalam dua kelompok besar, yaitu, teori nilai uang dan teori perubahan nilai uang. Penggolongan teori uang dapat kita lihat pada gambar di bawah ini.
Teori Uang
Teori Uang

Teori Nilai Uang

a. Teori barang

Menurut teori barang, uang murni berasal dari barang. Oleh karena itu,daya beli uang tergantung dari permintaan dan penawaran, kegunaan marjinal, serta biaya pembuatan (biaya produksi) uang tersebut.

b. Teori nominalis

Menurut teori nominalis nilai uang merupakan nilai yang tertulis pada uang tersebut. Nilai uang bukan ditentukan oleh nilai bahan, tetapi ditentukan oleh nilai nominal yang tertulis pada uang tersebut.

Teori Perubahan Nilai Uang

Dalam kegiatan ekonomi, nilai uang bisa berubah. Apabila harga turun berarti nilai uang naik. Sebaliknya, pada saat harga bergerak naik berarti nilai uang merosot. Perubahan nilai uang inilah yang disorot dalam teori perubahan nilai uang. Perubahan nilai uang dibahas dalam teori kuantitas, teori transaksi, teori pendapatan, dan teori persediaan kas.

a. Teori kuantitas

Teori kuantitas dipelopori oleh David Ricardo. Menurut teori ini, jumlah uang yang beredar ada hubungannya dengan tingkat harga. Artinya, perubahan jumlah uang beredar memengaruhi harga. Jika jumlah uang beredar berkurang, maka harga-harga akan cenderung turun.

Sebaliknya, jika jumlah uang beredar bertambah, maka harga-harga akan naik. Dengan kata lain, jumlah uang dan tingkat harga selalu berbanding lurus. Jika perbandingan itu digambarkan dalam bentuk persamaan, maka akan terlihat sebagai berikut:
M = kP
di mana:
M = uang
k = konstanta
P = harga

Teori kuantitas mengandung kelemahan karena teori ini menganggap uang berfungsi sebagai alat tukar. Teori kuantitas mengasumsikan bahwa setiap pertambahan atau pengurangan jumlah uang yang beredar berhubungan secara langsung dengan tingkat harga. 

Hubungan antara jumlah uang dan harga dianggap linier dan proporsional. Teori ini tidak menyadari bahwa uang bukan hanya untuk membeli barang, tetapi dapat juga diinvestasikan atau ditabung.

b. Teori transaksi

Irving Fisher melengkapi teori kuantitas dengan memasukkan unsur kecepatan peredaran uang dengan menggunakan rumus berikut:
MV = PT
di mana:
M = jumlah uang beredar
V = kecepatan perputaran uang
T = jumlah barang dan jasa
P  = tingkat harga umum

Selanjutnya, Irving Fisher mengembangkan rumus itu dengan membagi uang (money) menjadi uang giral dan uang kartal. Uang kartal diberi simbol M dan uang giral diberi menjadi . Kecepatan perputaran uang kartal diberi simbol V dan kecepatan perputaran uang giral diberi simbol

Oleh karena itu, rumus MV = PT diubah menjadi MV + M¹V¹ = PT sehingga P = (MV + M¹V¹) dibagi T. Irving Fisher mengatakan bahwa P merupakan faktor yang pasif, di mana P berubah jika M, V, dan T berubah.

c. Teori pendapatan

Teori pendapalan (income theory) dikemukakan oleh John Maynard Keynes, yang mengatakan bahwa motif memegang uang (liquidity preference) adalah sebagai berikut:
(-) Motif transaksi (transacrtion motive). Transaksi terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari. Transaksi banyak dipengaruhi oleh tingkat pendapatan. Semakin besar pendapatan seseorang, maka semakin besar kemungkinan untuk melakukan transaksi.

(-) Motif berjaga-jaga (precautionary motive). Motif ini didasarkan pada adanya ketidakpastian keadaan. Misalnya, hari ini kita sehat, tapi mungkin saja besok kita sakit. Oleh karena itu, rumah tangga selalu berjaga-jaga dan mempersiapkan sebagian pendapatan agar dapat mengatasi kejadian yang tidak terduga sebelumnya. Dana untuk berjaga-jaga ini dipengaruhi pula oleh besar kecilnya pendapatan.

(-) Motif Spekulasi (speculative motive). Pendapatan yang tinggi memberi kesempatan pada seseorang untuk melakukan transaksi yang bersifat spekulatif. Transaksi ini dilakukan untuk mendapat keuntungan banyak walaupun harus disertai dengan risiko yang tinggi. Misalnya, membeli saham di bursa pada saat harga turun dengan harapan untuk dituai kembali setelah harga naik. Tetapi bagaimana kalau harga turun terus-menerus? Tentu usaha spekulatif itu akan rugi. Transaksi spekulasi tidak akan dapat dilakukan kalau tidak memiliki pendapatan tinggi. Tujuan atau motif yang dijelaskan sebelumnya akan memengaruhi nilai uang.  

Dengan memasukkan unsur pendapatan dalam pembentukan harga, maka Jhon Maynard Keynes mengajukan rumus berikut:
MVy = PyTy, atau Py = MVy
Ty
di mana:
M = jumlah uang
Vy = kecepatan peredaran pendapatan uang
Ty = barang-barang dan jasa akhir
Py = tingkat harga

d. Teori persediaan kas

Teori persediaan kas (cash balance theory) dikemukakan oleh Alfred Marshall. Marshall mengatakan bahwa nilai uang tergantung pada jumlah pendapatan masyarakat yang dipegang atau ditahan dalam bentuk tunai (cash). 
Jumlah pendapatan yang disimpan sebagai persediaan kas tergantung pada jumlah pendapatan dan tingkat suku bunga di pasar. Secara matematis nilai uang dapat dirumuskan sebagai berikut:
M = K.P.Y
di mana:
M = jumlah uang beredar
K = jumlah uang untuk persediaan kas
P = tingkat harga
Y = pendapatan

Berapa lama uang disimpan dalam bentuk tunai tergantung pada tingkat pendapatan. Jika pendapatan seseorang tinggi, maka uang tunai dapat disimpan lebih lama. Sebaliknya, jika pendapatan rendah, waktu penyimpanan uang tunai akan lebih singkat. 

Dari penjelasan teori-teori sebelumnya, dapat disimpulkan bahwa nilai uang dipengaruhi berbagai faktor dalam perekonomian. Namun, nilai uang yang berubah-ubah itu akan tercermin pada harga barang dan jasa yang tersedia di pasar.
Baca Juga : 

SUBSCRIBE TO OUR NEWSLETTER

Seorang Blogger pemula yang sedang belajar

3 Responses to "Teori Uang [ TERLENGKAP ]"

  1. Salam kenal dari Ruangguru!

    Saya Annisa, Content Research Ruangguru. Ruangguru adalah pengembang teknologi pendidikan berbasis web dan aplikasi mobile terdepan di Indonesia, dengan lebih dari satu juta pengguna dan jaringan kerja sama dengan Kemendikbud, 23 Dinas Pendidikan Provinsi di Indonesia, dan mitra-mitra strategis lainnya seperti Google, LINE, dan Telkom Indonesia.

    Saat ini, kami ingin meningkatkan variasi dan kualitas konten pendidikan di Ruangguru. Tim Riset kami mememukan bahwa blog/website yang Anda kelola, yakni web http://www.pengetahuandanteknologi.com, menarik dan relevan untuk memperkaya konten kami, serta dapat bermanfaat bagi jutaan siswa di Indonesia. Bentuk kerjasama yang kami tawarkan yakni menjadi master teacher dan/atau melakukan content partnership dengan ruangguru. Oleh karena itu, kami ingin bekerja sama dengan Anda.

    Untuk informasi lebih lengkap mengenai kerjasama ini, Anda bisa menghubungi saya melalui email annisadwinuraini@ruangguru.com
    Terima kasih dan selamat beraktivitas!

    Salam,
    Annisa Dwi Nuraini
    Content Research, Ruangguru

    ReplyDelete
    Replies
    1. Terimakasih Ruangguru.
      Kami sudah menghubungi Anda melalui email.

      Delete
  2. MD.Shameem Mridha
    Thank you, I’ve just been searching for information about this topic for a while and yours is the greatest I’ve discovered till now.

    ReplyDelete